■ Class
(1) Dalam Object-Oriented Programming, class adalah kategori objek. Sebagai contoh, terdapat sebuah class “bentuk” yang anggotanya terdiri atas lingkaran, bujur sangkar, persegi panjang, elips, segitiga. Dengan demikian, Class secara umum mendefinisikan properties yang dimiliki secara bersama-sama oleh objek-objek yang berbeda.
(2) Dalam bahasa .NET, class adalah template yang dipergunakan untuk mendefinisikan jenis-jenis baru. Class menjelaskan mengenai properties dan behavior dari objek. Properties berisi data yang dipergunakan oleh class. Behaviors adalah fungsionalitas yang dilakukan oleh objek, dan didefinisikan oleh public method (disebut juga member function) dan event dari class tersebut. Secara lengkap, public properties dan method dari sebuah class dikenal sebagai object interface. Class sendiri bukanlah objek, melainkan mereka dipergunakan untuk proses instantiate (sama dengan menciptakan) objek di dalam memory.
■ Method
Method adalah istilah dalam Object-Oriented Programming yang menjelaskan tentang sebuah prosedur yang dilakukan ketika sebuah objek menerima sebuah pesan. Method pada kenyataannya sama dengan sebuah prosedur, atau fungsi, atau routine di dalam bahasa pemrograman procedural. Perbedaannya adalah bahwa dalam Object-Oriented Programming, sebuah method selalu diasosiasikan dengan sebuah class.
■ Object-Oriented Programming
Object-Oriented Programming atau Pemrograman Berorientasi Objek adalah salah satu jenis pemrograman di mana programmer mendefinisikan tidak hanya tipe data dari sebuah struktur data, akan tetapi juga jenis operasi (fungsi) yang dapat diaplikasikan pada struktur data tersebut. Dengan cara ini, struktur data menjadi sebuah objek yang terdiri atas data dan fungsi-fungsi. Dengan demikian, programmer dapat menciptakan hubungan antara sebuah objek dengan objek yang lain. Sebagai contoh, objek dapat “mewarisi” karakteristik dari objek lain.
Salah satu keuntungan mendasar dari teknik Pemrograman Berorientasi Objek dibandingkan dengan teknik pemrograman procedural adalah bahwa Pemrograman Berorientasi Objek memungkinkan programmer untuk menciptakan modul-modul yang tidak perlu diubah ketika sebuah jenis objek baru ditambahkan. Seorang programmer dapat secara mudah menciptakan sebuah objek baru yang mewarisi banyak fitur dari objek-objek yang telah ada. Dengan cara ini maka Pemrograman Berorientasi Objek lebih mudah untuk dimodifikasi.
Pemrograman Berorientasi Objek membutuhkan bahasa Pemrograman Berorientasi Objek (OOPL – Object-Oriented Programming Language) seperti: Java, C++ dan Smalltalk adalah tiga jenis bahasa OOPL yang paling populer, serta masih banyak lagi yang lainnya, termasuk PHP5 dan sebagainya.
